Selasa, 20 Agustus 2013

Arti Kata


 V a n d a l i s m e

 


Pernahkah anda melihat  bentuk hasil dari aktifitas seseorang maupun sekelompok orang yang kurang sejuk  dipandang oleh mata? Mungkin ketika anda sedang berjalan-jalan tidak sengaja anda menemui segerombolan anak muda atau salah seorang  sedang mencorat-coret tembok kota atau ketika anda sedang berteduh di bawah pohon yang rindang, mata anda memelik melihat tulisan atau ukiran yang terpampang di suatu pohon,  nampak goresan pelbagai macam huruf yang dirangkai sedemikian rupa dari ulah tangan-tangan manusia yang tidak bertanggung jawab. Nah, tindakan itulah yang acap kali disebut sebagai  “vandalisme” atau vandalism dalam bahasa inggris. Mungkin ada diantara kita yang belum begitu mengerti tentang istilah vandalism atau vandalisme, tapi tenang saja karena saya akan sedikit memberikan eksplanasi atau gambaran mengenai vandalisme sendiri. Vandalisme merupakan serangkaian kegiatan pengrusakan , penghapusan, pencurian. Ketika anda menjumpai segerombol anak manusia melakukan kerja  untuk merusak tempat-tempat seperti warung, karya seni maupun barang berharga maka layak kita menyebutnya sebagai kegiatan vandalisme.


Mungkin anda juga berpikir darimana munculnya kata Vandalisme ini, bagaimana kata ini menjadi sebuah istilah yang memiliki makna. Vandalisme ternyata diangkat menjadi istilah alhasil dari sebuah suku vandal di Jerman yang sekitar 1.500 tahun lalu berhasil menaklukkan sebagian wilayah Spanyol, yang saat ini kita kenal di bagian selatan Spanyol dijuluki sebagai daerah Andalusia. Andalusia akhirnya berhasil ditempati oleh suku vandal setelah berhasil menghancurkan wilayah Spanyol tersebut. Tidak hanya Andalusia yang mereka hancurkan tapi kegiatan keji suku vandal menjalar ke Roma, yang pada saat itu Roma terkenal karya seni klasik yang mengandung unsur misteri, asmara dan sejarah, seperti lukisan dinding yang terlukis indah di Pompeii, patung romawi, berbagai sarkofagus yang mengandung pelbagai unsur sejarah dan misteri dan pelbagai macam tembikar kala itu. Roma yang terkenal dengan kota vatikan juga berhasil dimusnahkan oleh suku vandal. Roma merupakan kota penting di dunia yang sekarang ini tengah menjadi pusat katholik. Melalui aktivitas suku vandal dari Jerman itulah muncul istilah “Vandalism atau Vandalisme yang sekarang telah kita kenal.


Pengrusakan, pencurian, dan penghapusan yang merupakan unsur dari vandalisme juga merupakan unsur dari “Sabotase atau sabotage (dalam bahasa inggris). Vandalisme memiliki hubungan erat dengan sabotage atau sabotase, karena vandalisme masuk dalam unsur sabotase. Sabotage mengandung arti tindakan pengrusakan yang dilakukan secara terencana dan tersembunyi, tindakan merusak dan memusnahkan secara sengaja terhadap equipment. Sabotage berasal dari bahasa perancis “sabot” berarti sepatu kayu. Pada abad 19 Perancis pernah mengalami pengangguran atau PHK besar-besaran akibat pengrusakan oleh oknum tersembunyi dengan menggunakan sepatu kayu yang sengaja dimasukkan ke dalam mesin-mesin industri.





 











Unsur-unsur dalam sabotase sendiri juga diperjelas dan ditekankan terhadap suatu kisah intrik yang ditulis oleh Roman Scarborough dalam bukunya “Sabatogae” dimana muncul pengeklaiman unsur-unsur anti Bush dalam CIA yang berhasil melakukan pembocoran informasi ke media dan menghambat Afghanistan serta upaya perang Irak. Berbagai penyebaran kabar bohong untuk menjatuhkan atau menghancurkan lawan.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PENGALAMAN PRIBADI KE SINGAPURA

Ini merupakan pengalaman pribadi saya saat berkunjung ke Singapura, step by step ya guys. Pertama-tama yang perlu kalian ketahui adalah per...