Ok guys.. kali ini kita fokus pada pembuatan
Visa, setelah Pasport jadi, directly saya langsung menghubungi kampus TAFE SA yang
dihubungkan langsung oleh Universitas South of Australia untuk meminta
kelonggaran waktu atas dasar proses pra pembuatan Visa. Actually, saya sudah
punya schedule class mulai tanggal 27 January dan berhubung Pasport baru saya
dapatkan di bulan Januari saya harus mengalami kemunduran study.
Proses pembuatan Visa susah-susah gampang,
exactly hingga membuat saya tidak bisa tidur dengan sleep well, sampai-sampai
saya mengalami gangguan somatofom lebih beratnya lagi seperti psikosomatik,
itulah yang saya rasakan beberapa bulan terakhir sebab persiapan ini sudah saya
lakukan pada akhir 2014. Ditambah lagi dengan sumber-sumber yang saya dapatkan
melalui internet, teman, kebenyakan dari mereka mengalami kesulitan, ketakutan
pada masa pembuatan Visa dan banyak yang gagal karena memang pada kenyataan
Australia merupakan Negara yang super ketat jadi prosedur itu membuat para
pelancong/turis asing tidak mudah Memiliki akses ke negri Kanguru itu.
Well, saya akan berbagi proses pembuatan visa
sesuai dengan pengalaman saya. Ada 4 tahap dalam pengajuan Visa di VFS Global
Indonesia. Yaitu,
|
Tahap1:
|
Permohonan Visa Australia
tipe tertentu diterima di Australia Visa Application Centre (AVAC).
|
|
Tahap2:
|
Sebelum mengajukan permohonan
Visa, pastikan bahwa Anda telah mengetahui tujuan kunjungan Anda ke
Australia.
|
|
Tahap3:
|
Silahkan mengacu pada menu
"Semua Tentang Visa"
untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai berbagai kategori Visa.
|
|
Tahap4:
|
Harap dipastikan bahwa Anda
telah membaca dan mengerti dengan jelas aturan keamanan yang tersedia di menu
" Peraturan Keamanan" sebelum Anda mengunjungi AVAC
|
Nah, itulah tahapan yang perlu kita lalui “Apply for
Visa to Australia” pada VFS Global. Semua informasi tentang pembuatan Visa ada
disitus http://www.vfs-au-id.com/ jadi jangan khawatir miskin informasi atau kita
juga bisa langsung menghubungi nomor kantor VFS Global untuk terhubung dengan
front line office services costumers. Harap dimengerti bahwa VFS
Global siap
untuk membantu dalam proses pengajuan permohonan Visa, namun pihaknya tidak berwenang untuk memberikan saran maupun
konsultasi dalam pemilihan kategori Visa yang dibutuhkan. Jadi VFS Global tidak memegang peranan administratif yang tidak
berhubungan sama sekali dalam penentuan hasil permohonan Visa maupun berapa
lama waktu yang dibutuhkan dalam memproses permohonan, karena semuanya adalah
murni wewenang prerogative dari Kedutaan Australia.
Ini adalah nomor helpline yang bisa kita hubungi untuk
berkomunikasi langsung via telephon, (021) 30418700. Saya pribadi lebih sering menggunakan email
dan telepon genggam, proses pembuatan Visa saya dimulai dengan kelengkapan
dokumen dari :
1.
Formulir sesuai type visa
(bisa diunduh melalui website VFS Global). Formulir yang saya lengkapi ada
jenis formulir 1419 yang merupakan Visa turis biasa. Kenapa saya menggunakan
Visa turis bukan study? Karena selain study di negri Kanguru saya juga
bercita-cita untuk liburan dan keliling Australia dan visa jenis ini juga bisa kita
manfaatkan untuk ijin study/ course. Menurut saya, jenis Visa tsb lebih mudah
kita dapatkan daripada jenis visa lainnya. Itulah sebabnya saya memilih Visa
1419.
2.
Formulir pendukung sesuai
dengan jenis visa, untuk visa turis n study (1419)
dibutuhkan kelengkapan
dokumen seperti, fotocopy KK. KTP, invitation letter bila mendapat undangan
dari institusi di Australia, buku rekening bank selama 3 bulan terakhir dan
minimal saldo tabungan 30 sd 50 juta rupiah atau sekitar AUD.5700. Hmmmm dollar
boo J.
3.
Fotocpy Pasport, bagi pemohon
yang menggunakan jasa kurir. Jadi disertakan copy-nya saja di halaman-halaman
tertulis. (hal kosong tidak perlu difotocopy). Disini kita bisa memilih kurir
yang akan kita gunakan. Pertama kurir yang disediakan oleh VFS Global yang
merupakan fasilitas tambahan (biaya tambahan 50.000 untuk wilayah Jawa), kedua
jasa kurir pribadi (kita bisa memilih jasa kurir seperti Pos Indonesia, JNE,
Pandu Logistic dll). Biasanya document tiba di Jakarta terhitung 5 hari setelah
pengiriman.
4.
1 lembar pas foto
berukuran 3x4 atau 4x6 dengan background bebas berwarna.
5.
Biaya (untuk pemohon yang
menggunakan jasa kurir pribadi maupun penjemputan bisa membayar dengan transfer
cost ke 2 rekening yang berbeda.) untuk biaya visa 1419 di transfer ke rekening
bank ANZ Jakarta-Australian Embassy dengan no tujuan : 0822220100001 sejumlah Rp
1.460.000 / $136 Australia. Selain itu kita wajib membayar biaya logistic untuk
satu pengajuan sejumlah Rp 183.000 ditransfer ke rek Bank Standart Chartered Sudirman
Jakarta. PT VFS Services Indonesia, no tujuan : 30601430686
6.
FC akta lahir, ini yang
membuat saya bingung tingkat langit ke 9. Hehe .. emang ada? Gg ada J.
Emang. :D. Serius nih, sudah saya katakan hampir setiap hari saya menghubungi
VFS Global untuk mendapatkan validasi informasi, karena saya tidak mau
informasi yang hanya setengah-setengah saja, jadi setiap hari saya kejar sampai
saya yakin dalam pengiriman dokumen. Alasannya saya tidak ingin rugi, karna
jika Visa tidak diterima pengajuannya maka uang kita tidak kembali. Siapa juga
yang mau kehilangan 130 AUD dan 15 AUD total rupiah 1.643.000.
Kembali ke akta lahir,
dari informasi yang saya dapat sebelumnya tidak ada persyaratan akta kelahiran,
telefon berikutnya CP lain mengatakan untuk menyertakan AK karena merupakan
syarat dokumen wajib. Informasi ini yang membuat saya bingung pusing bintang
tujuh, tidak mungkin juga menyertakan AK sebab dokumen tersebut masih di
kampung.
Hingga akhirnya saya
menghubungi VFS lagi dan di telepon kali ini CP mengatakan tidak perlu dok AK
karena penyertaan dok AK merupakan syarat untuk pengunjungan Australia apabila
ada kerabat atau saudara yang tinggal disana.
Nah,.. jelas sekali saya ke negri Kanguru tidak
untuk mengunjungi siapa-siapa melainkan just study n traveling.
Oh ya, untuk invitation letter jangan lupa untuk
menyertakan copy identitas dari pihak sponsor, apabila ia bukan merupakan
citizen atau permanent resident of Australia seperti dok Pasport dan Visa.
Selain itu jangan lupa sertakan bukti pembayaran atau transfer bank,salinan
kita simpan yang asli kita sertakan pada dokumen pemohon Visa untuk dikirim
melalui kurir dan scan bukti tf tersebut lalu kirim ke email VFS Global info.avacjakarta@vfs.helpline.com Dengan bismillah… believe yourself become spirit n
going to hard!! Selamat menunggu konfirmasi Visa anda ! J Beberapa bulan terakhir ini saya sangat
disibukkan dengan kepengurusan dokumen Pasport dan Visa dan hampir setiap hari
saya menghubungi Australian Embassy, FVS global untuk selalu menanyakan setiap
hal-hal rinci pra permohonan Visa. Alhamdulilah Pasport saya ready pada bulan
January, saya juga menceritakan bagaimana proses pembuatan Pasport sesuai
dengan pengalaman saya pada laman sebelumnya.
Ok guys.. kali ini kita fokus pada pembuatan
Visa, setelah Pasport jadi, directly saya langsung menghubungi kampus TAFE SA yang
dihubungkan langsung oleh Universitas South of Australia untuk meminta
kelonggaran waktu atas dasar proses pra pembuatan Visa. Actually, saya sudah
punya schedule class mulai tanggal 27 January dan berhubung Pasport baru saya
dapatkan di bulan Januari saya harus mengalami kemunduran study.
Proses pembuatan Visa susah-susah gampang,
exactly hingga membuat saya tidak bisa tidur dengan sleep well, sampai-sampai
saya mengalami gangguan somatofom lebih beratnya lagi seperti psikosomatik,
itulah yang saya rasakan beberapa bulan terakhir sebab persiapan ini sudah saya
lakukan pada akhir 2014. Ditambah lagi dengan sumber-sumber yang saya dapatkan
melalui internet, teman, kebenyakan dari mereka mengalami kesulitan, ketakutan
pada masa pembuatan Visa dan banyak yang gagal karena memang pada kenyataan
Australia merupakan Negara yang super ketat jadi prosedur itu membuat para
pelancong/turis asing tidak mudah Memiliki akses ke negri Kanguru itu.
Well, saya akan berbagi proses pembuatan visa
sesuai dengan pengalaman saya. Ada 4 tahap dalam pengajuan Visa di VFS Global
Indonesia. Yaitu,
|
Tahap1:
|
Permohonan Visa Australia
tipe tertentu diterima di Australia Visa Application Centre (AVAC).
|
|
Tahap2:
|
Sebelum mengajukan permohonan
Visa, pastikan bahwa Anda telah mengetahui tujuan kunjungan Anda ke
Australia.
|
|
Tahap3:
|
Silahkan mengacu pada menu
"Semua Tentang Visa"
untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai berbagai kategori Visa.
|
|
Tahap4:
|
Harap dipastikan bahwa Anda
telah membaca dan mengerti dengan jelas aturan keamanan yang tersedia di menu
" Peraturan Keamanan" sebelum Anda mengunjungi AVAC
|
Nah, itulah tahapan yang perlu kita lalui “Apply for
Visa to Australia” pada VFS Global. Semua informasi tentang pembuatan Visa ada
disitus http://www.vfs-au-id.com/ jadi jangan khawatir miskin informasi atau kita
juga bisa langsung menghubungi nomor kantor VFS Global untuk terhubung dengan
front line office services costumers. Harap dimengerti bahwa VFS
Global siap
untuk membantu dalam proses pengajuan permohonan Visa, namun pihaknya tidak berwenang untuk memberikan saran maupun
konsultasi dalam pemilihan kategori Visa yang dibutuhkan. Jadi VFS Global tidak memegang peranan administratif yang tidak
berhubungan sama sekali dalam penentuan hasil permohonan Visa maupun berapa
lama waktu yang dibutuhkan dalam memproses permohonan, karena semuanya adalah
murni wewenang prerogative dari Kedutaan Australia.
Ini adalah nomor helpline yang bisa kita hubungi untuk
berkomunikasi langsung via telephon, (021) 30418700. Saya pribadi lebih sering menggunakan email
dan telepon genggam, proses pembuatan Visa saya dimulai dengan kelengkapan
dokumen dari :
1.
Formulir sesuai type visa
(bisa diunduh melalui website VFS Global). Formulir yang saya lengkapi ada
jenis formulir 1419 yang merupakan Visa turis biasa. Kenapa saya menggunakan
Visa turis bukan study? Karena selain study di negri Kanguru saya juga
bercita-cita untuk liburan dan keliling Australia dan visa jenis ini juga bisa kita
manfaatkan untuk ijin study/ course. Menurut saya, jenis Visa tsb lebih mudah
kita dapatkan daripada jenis visa lainnya. Itulah sebabnya saya memilih Visa
1419.
2.
Formulir pendukung sesuai
dengan jenis visa, untuk visa turis n study (1419)
dibutuhkan kelengkapan
dokumen seperti, fotocopy KK. KTP, invitation letter bila mendapat undangan
dari institusi di Australia, buku rekening bank selama 3 bulan terakhir dan
minimal saldo tabungan 30 sd 50 juta rupiah atau sekitar AUD.5700. Hmmmm dollar
boo J.
3.
Fotocpy Pasport, bagi pemohon
yang menggunakan jasa kurir. Jadi disertakan copy-nya saja di halaman-halaman
tertulis. (hal kosong tidak perlu difotocopy). Disini kita bisa memilih kurir
yang akan kita gunakan. Pertama kurir yang disediakan oleh VFS Global yang
merupakan fasilitas tambahan (biaya tambahan 50.000 untuk wilayah Jawa), kedua
jasa kurir pribadi (kita bisa memilih jasa kurir seperti Pos Indonesia, JNE,
Pandu Logistic dll). Biasanya document tiba di Jakarta terhitung 5 hari setelah
pengiriman.
4.
1 lembar pas foto
berukuran 3x4 atau 4x6 dengan background bebas berwarna.
5.
Biaya (untuk pemohon yang
menggunakan jasa kurir pribadi maupun penjemputan bisa membayar dengan transfer
cost ke 2 rekening yang berbeda.) untuk biaya visa 1419 di transfer ke rekening
bank ANZ Jakarta-Australian Embassy dengan no tujuan : 0822220100001 sejumlah Rp
1.460.000 / $136 Australia. Selain itu kita wajib membayar biaya logistic untuk
satu pengajuan sejumlah Rp 183.000 ditransfer ke rek Bank Standart Chartered Sudirman
Jakarta. PT VFS Services Indonesia, no tujuan : 30601430686
6.
FC akta lahir, ini yang
membuat saya bingung tingkat langit ke 9. Hehe .. emang ada? Gg ada J.
Emang. :D. Serius nih, sudah saya katakan hampir setiap hari saya menghubungi
VFS Global untuk mendapatkan validasi informasi, karena saya tidak mau
informasi yang hanya setengah-setengah saja, jadi setiap hari saya kejar sampai
saya yakin dalam pengiriman dokumen. Alasannya saya tidak ingin rugi, karna
jika Visa tidak diterima pengajuannya maka uang kita tidak kembali. Siapa juga
yang mau kehilangan 130 AUD dan 15 AUD total rupiah 1.643.000.
Kembali ke akta lahir,
dari informasi yang saya dapat sebelumnya tidak ada persyaratan akta kelahiran,
telefon berikutnya CP lain mengatakan untuk menyertakan AK karena merupakan
syarat dokumen wajib. Informasi ini yang membuat saya bingung pusing bintang
tujuh, tidak mungkin juga menyertakan AK sebab dokumen tersebut masih di
kampung.
Hingga akhirnya saya
menghubungi VFS lagi dan di telepon kali ini CP mengatakan tidak perlu dok AK
karena penyertaan dok AK merupakan syarat untuk pengunjungan Australia apabila
ada kerabat atau saudara yang tinggal disana.
Nah,.. jelas sekali saya ke negri Kanguru tidak
untuk mengunjungi siapa-siapa melainkan just study n traveling.
Oh ya, untuk invitation letter jangan lupa untuk
menyertakan copy identitas dari pihak sponsor, apabila ia bukan merupakan
citizen atau permanent resident of Australia seperti dok Pasport dan Visa.
Selain itu jangan lupa sertakan bukti pembayaran atau transfer bank,salinan
kita simpan yang asli kita sertakan pada dokumen pemohon Visa untuk dikirim
melalui kurir dan scan bukti tf tersebut lalu kirim ke email VFS Global info.avacjakarta@vfs.helpline.com Dengan bismillah… believe yourself become spirit n
going to hard!! Selamat menunggu konfirmasi Visa anda ! J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar